Munculnya kesenian wayang berpangkal pada pemujaan roh nenek moyang. Jenis wayang yang dipertunjukkan adalah wayang kulit, wayang orang dan wayang golek (boneka). Cerita dalam pertnjukan wayang mengambil tema tentang kehidupan pada masa itu dan setelah mendapat pengaruh bangsa hindu muncul cerita Mahabarata dan Ramayana.
Sebenarnya wayang adalah menggambarkan kehidupan manusia pada umumnya, dimana kebaikan selalu dibarengi dengan kejahatan. Dan barang siapa yang tabah dalam menghadapi uji dan coba dalam kehidupan akan berbuah kemanisan. Begitu juga kehidupan nyata.
Dalam pertunjukkan wayang biasanya digunakan sebagai media dakwah, maka tidak heran lagi ketika awal berkembangnya islam di Indonesia khususnya di Jawa, wayang adalah media yang paling tepat karena pada masa itu masyarakat lebih banyak menyukai pertunjukan wayang.
Seni Gamelan adalah seni yang digunakan untuk mengiringi pertunjukan wayang dan dapat mengiringi upacara.